Primitif ditengah Era Globalisasi

Masyarakat Primitif di Era Globalisasi

Arus era globalisasi ditengah masyarakat dunia saat ini, mampu merubah orientasi nilai serta menimbulkan perubahan sosial budaya yang cukup signifikan. Ternyata, kemajuan pembangunan sekarang ini masih, ada masyarakat yang terasing dan merasa tidaklah tertinggal dengan keterasingan mereka. mereka masih menganggap relevan setiap aktivitas yang mereka lakukan.

dari segi pendidikan mereka sangat jauh tertinggal, bahkan untuk memenuhi kebutuhan hidup masih dengan cara meramu. kondisi masyarakat terasing saat ini, masih mengikuti teori E.B Tylor dan Lewis H. Morgan "cara pandang yang masih tradisional dan belum mampu berfikir rasional" pandangan Tylor dan Morgan tertuju pada masyarakat yang berfikir secara subjektif.

mereka juga masih mempercayai hal-hal ghaib atau mistis, seperti teori R.R Marett "keyakinan manusia akan adanya kekuatan ghaib dalam hal-hal yang luar biasa dan yang menjadi sebab timbulnya gejala-gejala yang tak dapat dilakukan manusia biasa, dikembangkan R.R.Marett (1866-1940).
seperti masyarakat Sakai, suku anak dalam,


       

Komentar